10 June 2020
ANTARA BIKSU, SUNGAI & WANITA
25 July 2019
KEKURANGAN
Suatu ketika..
Istri : "Pah, bolehkah aku usul..?"
Suami : “Boleh istriku sayang, silahkan.."
Istri : "Mamah ingin, kita menulis kekurangan masing-masing di kertas kosong.. agar kita bisa saling intropeksi diri, tapi janji, tidak ada yg boleh tersingung. Bagaimana Pah..?"
Suami : “Baik..”
Sambil tersenyum manis sang istri kemudian pergi mengambil 2 lembar kertas kosong dan 2 pulpen.
Tiga puluh menit kemudian..
Istri : "Pah, Mamah sudah selesai nulisnya."
Suami : “Iya, Papah juga."
Istri : "Baiklah, sekarang tukar kertas kita. Jangan dibuka dulu, nanti kita baca secara terpisah. Silahkan buka kertas yg Mamah dan baca di kamar. Mamah akan baca di dapur."
Sang suami pun membuka kertas dan membacanya. Setiap membaca tulisan mengenai kekurangannya, air matanya tidak bisa dibendung, mengalir di setiap sudut matanya. Karena ternyata begitu banyak kekurangan pada dirinya.
Sementara itu, di dapur sang istri juga membuka kertas. Tak lama kemudian sang istri menghampiri suami ke kamar dengan raut muka masam.
Istri : "Bagaimana Pah, sudah baca..?"
Suami : “Sudah Mah, maafkan Papah yg tidak bisa sempurna mendampingimu … maafkan ya..."
Air matanya semakin deras mengalir.
Istri : “Iya Pah, tapi mengapa Papah tidak menulis apapun di kertas itu, padahal Mamah telah menulis segala kekurangan Papah..?"
Sambil menangis dan berbisik lirih di telinga sang istri, sang suami berkata:
"Istriku tercinta, tahukah engkau.. aku mencintaimu apa adanya.. Sehingga aku melihat kekuranganmu adalah kelebihanmu dan aku tahu Tuhan menciptakan setiap manusia dengan berbagai kekurangannya, untuk itu aku sebagai suami akan menjadi pelengkap untuk menutupi kekurangan istrinya.. aku mencintaimu karena Tuhan memilihmu sebagai pendampingku."
Sang istri pun tak sanggup menahan tangis mendengar ucapan dari sang suami yg begitu sangat mencintainya.
**
Moral of The Story..
Masa seorang lelaki yg udah tua, cengeng begitu..?! Perbaiki aja sifatnya, ngapain juga pakai nangis segala kayak sinetron..?! Dan juga, bohong nich si suami, masa istri tak punya kekurangan..?!
Dasar guombal..!!
Cerita lebay dan tidak mendidik..!
Semoga...
#ombad #moral #thestory
23 July 2019
NASIHAT ITU BUKAN JUDI
Dalam sebuah keluarga..
Sebelum sang ayah menghembuskan nafas terakhir, dia memberi pesan kepada kedua anaknya :
“Anakku, dua pesan penting yg ingin ayah sampaikan kepadamu untuk keberhasilan hidupmu. Pertama, jangan pernah menagih piutang kepada siapapun. Kedua, jangan pernah tubuhmu terkena terik matahari secara langsung..”
5 tahun berlalu, sang ibu menengok anak sulungnya dengan kondisi bisnisnya sangat memprihatinkan, ibu pun bertanya, “Wahai anak sulungku kenapa kondisi ekonomimu demikian..?”
Si Sulung menjawab : “Saya mengikuti pesan ayah Bu. Pesan yang Pertama, saya dilarang menagih piutang kepada siapapun sehingga banyak piutang yg tidak dibayar dan lama-lama habislah modal saya. Pesan kedua, ayah melarang saya terkena sinar matahari secara langsung dan saya hanya punya sepeda motor, itulah sebabnya pergi dan pulang kantor saya selalu naik taxi.."
Kemudian sang ibu pergi ke tempat si bungsu yang keadaannya berbeda jauh. Si bungsu sukses menjalankan bisnisnya. Sang ibu pun bertanya “Bungsu, hidupmu sedemikian beruntung, apa rahasianya..?”
Si bungsu menjawab : “Ini karena saya mengikuti pesan ayah bu. Pesan yg pertama saya dilarang menagih piutang kepada siapapun. Oleh karena itu saya tidak pernah memberi hutang kepada siapapun tetapi saya beri sedekah sehingga modal saya menjadi berkah. Pesan kedua, saya dilarang terkena sinar matahari secara langsung, maka dengan motor yg saya punya saya selalu berangkat sebelum matahari terbit dan pulang setelah matahari terbenam, sehingga para pelanggan tahu toko saya buka lebih pagi dan tutup lebih sore..”
**
Moral of The Story..
Nasihat sih oke.. cuma kalo ngasih nasihat itu jangan kayak gitu donk.. apa gak ada yang langsung to the point.. nasihat kok kayak judi harus ditebak-tebak dulu artinya..!
Sungguh cerita yang tidak mendidik !
Semoga..
#ombad #moral #thestory
20 May 2019
TASAWUF DALAM SABUNG AYAM
AYAM YANG DITINGGALKAN
Kerumunan dan sorak sorai manusia di salah satu sudut desa nampak kontras dengan ketenangan alam di sekitarnya.
Puluhan aki-aki, anak muda bahkan emak-emak terlihat ramai mengikuti pertarungan ayam-ayam jantan yang berukuran besar. Teriakan-teriakan saling bersahutan, teriakan kemenangan bercampur dengan teriakan kekalahan, teriakan kegembiraan pun saling bersahutan dengan ungkapan kekecewaan. Masing-masing tidak mau kalah, saling berteriak menyemangati ayam jagoannya.
Tiba-tiba di tengah pertarungan ada seseorang berteriak “Polisi.. Poliisii..!!” sambil berlari menjauhi tempat pertandingan. Pistol diacungkan ke udara, dor.. terdengar suara letusan senjata. Kerumunan bubar seketika..! Kepanikan bercampur ketakutan dengan cepat menyergap mereka.
Para pemilik ayam dan para pendukungnya segera lari serabutan, lari dengan sigapnya.. mengambil langkah seribu.. kabur menjauh.. semua berebutan menyelamatkan dirinya masing-masing. Tak peduli kawan maupun lawan lagi karena yang paling penting adalah dirinya bisa selamat.
Dan mereka pun saling berlomba mengeluarkan kemampuan terbaiknya agar bisa segera menjauhi lokasi sabung ayam.. sungguh sukar dipercaya, para aki-aki serta emak-emak pun sangat cekatan gerakan jurus kaki seribunya untuk seumuran mereka.
Lihat, dalam waktu dan tempo yang sesingkat-singkatnya, lapangan pertandingan pun langsung sunyi sepi seperti kuburan, padahal beberapa detik sebelumnya sedemikian hingar bingarnya seperti pasar malam.
Lapangan kosong begitu lengangnya dan yang tersisa hanyalah ayam-ayam yang ditinggalkan para pemiliknya, yang selanjutnya.. ayam-ayam pun ditangkapin polisi..!
Itulah Ayam, meski ayam-ayam ini terbiasa ikhlas, terbukti mereka nrimo, gak pernah protes sama sapi ketika telornya diceplok disebutin sebagai telor mata sapi, tetapi seringnya mereka tidak menyadari bahwa ada sebagian manusia yg ingin mengadu domba.. ehh adu ayam.. dan pada kondisi tertentu mereka akan dibiarkan, ditinggalkan serta tidak ada yg menolongnya saat mereka bermasalah.
Para penonton, pendukung dan pemilk pun semuanya akan cuci tangan, bahkan kalau perlu, para pemiliknya pun tidak akan mengakui ayam miliknya lagi. Para pemilik yang sebelumnya rajin merawat ayamnya dan sudah menghabiskan banyak biaya, tiba-tiba berubah menjadi seorang Pengecut yang tidak mau lagi mengakui kepunyaannya. Akan tiba waktunya saat masing-masing diri berusaha menyelamatkan dirinya masing-masing.
Seperti halnya kejadian kiamat dimana,
“Pada hari itu manusia lari dari saudaranya, dan dari ibu dan bapaknya, dan dari istri dan anak-anaknya. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya.” (QS. Abasa: 34-37)
Dan sekarang yang tersisa hanyalah ayam-ayam yang kebingungan, ditangkapin dan dikandangin.
Hiks.. 😰
**
Moral of The Story..
Jangan mau jadi Ayam..!
Semoga..
#ombad #tasawuf #dalam #moral #thestory
12 May 2019
BERBURUK SANGKA ITU KETERGESAAN
Seorang dosen menceritakan sebuah kisah di depan para mahasiswanya.
Ada sepasang suami istri yg berusaha berlari menuju ke sebuah helikopter yg berada di puncak sebuah gedung untuk menyelamatkan diri pada saat terjadi kebakaran.
Tetapi saat sampai di atas sana, mereka menyadari bahwa hanya ada satu tempat yg tersisa. Dengan segera sang Suami melompat mendahului Istrinya untuk mendapatkan tempat itu, sementara sang Istri hanya bisa menatap kepadanya sambil meneriakkan sebuah kalimat sebelum helikopter itu terbang menjauh.
Dan kejadian berikutnya.. api itu semakin membesar dan menghanguskan seluruhnya (termasuk sang Istri).
Dosen yg menceritakan kisah ini bertanya pada para mahasiswanya: "Menurut kalian, apa yg sang Istri itu teriakkan..?"
Sebagian besar mahasiswa-mahasiswi itu menjawab :
"Kamu Jahat", "Aku benci kamu", "Suami kurang ajar", "Suami egois", "Laki-laki gak bertanggungjawab", "Dasar gak tau malu kamu !", dsb.
Tapi ada seorang mahasiswi yg diam saja, dan dosen itu meminta mahasiswi yg diam itu menjawab pertanyaannya. Mahasiswi itu menjawab :
"Saya yakin si Istri pasti berteriak 'Tolong jaga anak kita baik-baik'."
Dosen itu terkejut dan bertanya: "Apakah kamu sudah pernah dengar cerita ini sebelumnya..?"
Mahasiswi itu menggeleng, "Belum.. tapi itu yg dikatakan oleh ibu saya sebelum dia meninggal karena penyakit kronis.."
Dosen itu menatap seluruh kelas dan berkata :
"Ya, Itulah jawaban yg benar. Gedung itu benar-benar terbakar habis dan sang Suami harus kembali ke kota kecilnya dengan Air mata yg terus berlinang. Dia harus menjemput dan mengasuh serta membesarkan anak-anak mereka yg masih TK dan Balita sendirian dan menyimpan Kisah Tragedi rapat-rapat tanpa pernah dibahas lagi. Dan bertahun-tahun kemudian, anak-anaknya telah menjadi dewasa. Ada yg menjadi Pengusaha, ada yg menjadi Dokter dan satu lagi masih bekerja sambil kuliah.
Pada suatu hari ketika anak bungsunya membersihkan kamar sang Ayah, dia menemukan buku harian ayahnya. Dia menemukan kenyataan bahwa terjadi kebakaran di gedung waktu itu, dimana mereka sedang melakukan berobat jalan karena sang Ibu menderita penyakit kanker ganas dan divonis dokter akan segera meninggal.
Karena itulah, di saat darurat kala kebakaran tersebut, ayahnya memutuskan mengambil satu-satunya kesempatan untuk bertahan hidup supaya bisa tetap membesarkan anak-anaknya. Dan dia menulis semua kejadian itu di buku hariannya. Betapa dia berharap sang Istri tercintalah yg naik ke helikopter itu. Tapi demi anak-anaknya, terpaksa dengan hati menangis dia membiarkan sang Istri tertinggal di sana dan meninggal sendirian.
Si anak bungsu kemudian menceritakan kepada kedua kakaknya dan mereka bertiga segera menyusul sang Ayah di tempat kerjanya. Mereka sujud mencium kaki sang Ayah secara bergantian, mengucap syukur atas perjuangan sang Ayah membesarkan mereka semua, walaupun harus menyimpan penyesalan dan menanggung beban yg demikian berat."
Cerita itu selesai, dan seluruh kelas pun terdiam.
Dosen itu kemudian berkata :
"Siapakah sang Ayah..? Sang Ayah Itu.. saat ini berada di hadapan kalian."
Para mahasiswa pun terhenyak, meneteskan air mata haru.
**
Moral of The Story..
Kebaikan dan kejahatan di dunia ini tidak sesederhana yg kita pikirkan. Ada berbagai macam cerita, alasan dan kompleksitas dibalik peristiwa yg kadang sulit dimengerti. Jadi jangan pernah melihat hanya dari luarnya saja dan kemudian langsung menghakimi, apalagi tanpa tahu apa-apa.
Dan alangkah baiknya jika helikopternya itu ada dua buah.
Semoga..
#ombad #moral #thestory
16 March 2019
RACUN PIKIRAN
Pada tahun 1939, seorang mahasiwa UC Berkeley di AS, George Bernard Dantzig terlambat datang pada mata kuliah Matematika dari Prof. Jerzy Neyman. Ketika ia masuk kelas, ternyata dosen dan teman-teman kuliahnya sudah pulang.
Dantzig kemudian melihat dua soal pada papan tulis, itu pasti PR yg baru diberikan oleh sang profesor pikirnya. Dia pun segera mencatat pada bukunya.
Berhari-hari dia mencoba untuk menyelesaikan PR tersebut, berbagai cara ia coba.
“Tidak biasanya dosen memberi tugas demikian sulitnya, tapi pasti ada jawabannya, pasti ada..” gumamnya.
Pada akhirnya, ia berhasil mengerjakan soal no.1. Keesokan harinya, ia pun mengumpulkan tugas tersebut dan meletakannya di ruang kerja profesornya.
Siang hari, ia dicari oleh sang profesor. Tanyanya keheranan, sekaligus penuh semangat, "Bagaimana kamu bisa menyelesaikan soal tersebut..?"
Dantzig pun menjelaskan semua usahanya.
Anda tahu apa jawaban dari sang Profesor tersebut?
Soal itu ternyata ditulis oleh sang profesor ketika ia sedang menjelaskan tentang dua buah soal tersulit di muka bumi ini dan hingga saat itu belum ada yg bisa memecahkannya!
Berarti, kalau saja saat itu George mengikuti mata kuliah tersebut, mungkin saat itu ia berpikir bahwa itu memang soal tersulit; juga berpikir bahwa memang tak ada seorang pun dapat menyelesaikannya.
George Bernard Dantzig kemudian menjadi profesor yg sangat terkenal dan disegani di Stanford University. Dialah pemecah soal tersulit, dan dia memecahkannya ketika dia memang tak tahu bahwa yg dikerjakannya adalah soal tersulit yg pernah ada di dunia ini.
Pikiran sesungguhnya memiliki kemampuan luar biasa, tetapi seringkali diracuni oleh hal-hal negatif yg masuk dari luar diri sehingga melemahkannya. Dalam hal ini, kata-kata seperti: "Tidak mungkin", "Sangat sulit", "Mustahil", "Tidak ada harapan", "Tidak akan bisa", dan lainnya adalah Racun Pikiran yg bisa menciptakan mental block, sehingga bisa membatasi dan melemahkan kemampuan pikiran.
**
Moral of The Story..
Sering terlambatlah kalo sedang kuliah..
Semoga..
#ombad #moral #thestory
07 July 2018
MENUTUPI KEMISKINAN
Suatu ketika.. seorang suami menangis di depan sahabatnya.
Sahabatnya itu pun bertanya, "Kenapa kau menangis tersedu-sedu seperti ini..?"
Sang suami menjawab, "Istriku sedang sakit demam.."
Sahabatnya bertanya lagi, "Sebegitu cintanyakah kau.. sehingga istri sakit demam saja sampai menangis seperti ini..?"
Sang suami menjawab, "Kau tahu siapa istriku..?"
Lalu sang suami menceritakan pada sahabatnya...
Aku ini miskin, tidak punya pekerjaan tetap dan setiap hari keluargaku hanya makan dengan kacang, itu pun jika aku pulang. Jika aku tak pulang karena blm mendapat apa-apa untuk dimakan, paling istriku hanya minum air atau berpuasa.
Suatu hari keluarga mertuaku mengundang kami untuk berkunjung ke rumahnya, kebetulan istriku berasal dari keluarga kaya.
Saat aku duduk berkumpul bersama mertuaku dan keluarga yg lain di meja makan dengan hidangan mewah, aku tidak menemukan istriku. Lalu aku bertanya kepada ibu mertuaku, "Di manakah dia ibu..?"
Ibu mertuaku menjawab, "Istrimu sedang di dapur, dia mencari kacang.. katanya dia sudah bosan dengan hidangan lauk dan daging, sehingga dia sangat ingin makan kacang.."
Ketika mendengar itu ayah mertuaku langsung memelukku sambil berkata, "Terima kasih menantuku kau telah mencukupi nafkah anakku dengan baik, sampai-sampai dia bosan makan daging, malah ingin mencoba makan kacang."
Saat itu dadaku tersesak, menahan tangis. Lalu saat pulang ke rumah kami aku tak bisa lagi menahan tangis, sambil kupeluk erat istriku, aku berkata :
"Betapa engkau sangat menjaga kehormatanku di hadapan orang lain wahai istriku, walaupun itu orang tuamu sendiri, sedangkan aku tahu setiap hari kau hidup kekurangan di sini, bahkan sampai tidak makan sama sekali."
Istriku hanya menjawab, "Aku berkewajiban menjaga kehormatanmu, Karena istri adalah pakaian suami, dan suami adalah pakaian istri. Karena itu istri adalah kehormatan suaminya, begitu juga pun sebaliknya suami adalah kehormatan bagi istrinya."
**
Moral of The Story..
Kemiskinan kadang melatih sabar, menerima dan pasrah. Begitupun, kesolehan seseorang kadang bisa menumbuhkan rasa penerimaan, cinta dan kasih sayang..
Tapi.. bagusnya laki-laki itu jangan suka curhat apalagi sambil nangis-nangis.. lebay itu..!
Semoga..
#ombad #moral #thestory
07 June 2018
MENGGENGGAM
Seorang Kyai pulang dari mengumpulkan ranting-ranting pohon, dalam perjalanan pulang berjumpa seorang pemuda bernama Joni yg baru saja menangkap seekor kupu-kupu dan masih digenggam tangannya.
Joni : "Pak Kyai, bagaimana kalau kita main tebak-tebakan..?"
Kyai : "Bagaimana tebak-tebakannya..?"
Joni : "Coba tebak, kupu-kupu dalam genggamanku ini hidup atau mati..? Jika anda salah tebak, pikulan kayu itu jadi milikku."
Kyai : "Baik, setuju.. Kupu-kupu dalam genggamanmu itu mati."
Joni : "Ha ha ha.. Anda Salah..!"
Joni pun membuka genggamannya, dan kupu-kupu itu pun terbang pergi.
Kyai : "Baiklah, kayu ini milikmu."
Pak Kyai pun menaruh pikulan kayunya dan pergi dengan gembira.
Joni tidak mengerti kenapa Pak Kyai begitu gembira, tapi karena ia sudah mendapat sepikul kayu bakar, ia pun membawanya pulang dengan gembira.
Di rumah, Ayah Joni itu bertanya soal asal muasal sepikul kayu bakar tersebut. Dan Joni pun dengan bangga menceritakan kisahnya.
Ayahnya marah setelah mendengar cerita Joni.
Ayah Joni : "Kamu mengira kamu benar-benar menang..?! Kamu kalah.. Sebenarnya kamu salah, tapi tidak mengetahui bagaimana salahnya..!"
Joni bingung, dan ayahnya memerintahkan agar mengembalikan kayunya ke tempat Pak Kyai itu, sambil meminta maaf. Pak Kyai hanya mengangguk sambil tersenyum tanpa bilang apapun.
Dalam perjalanan pulang, Joni bertanya tentang urusan ini kepada Ayahnya. Si Ayah menarik napas panjang dan menerangkannya:
"Pak Kyai itu sengaja bilang kalau kupu-kupu itu sudah mati, baru kamu mau melepaskan kupu-kupu itu, sehingga kamu menang.. coba kalau Pak Kyai bilang bahwa kupu-kupunya hidup, pasti kamu pasti meremas kupu-kupu yg dalam genggamanmu itu sampai mati, dan kamu juga yg menang. Kamu mengira Pak Kyai itu tidak mengetahui kelicikanmu..?! Beliau merelakan sepikul kayu bakar, tapi memenangkan CINTA & KASIH SAYANG.."
**
Moral of The Story...
Masa Kyai mau diajak tebak-tebakan.. apalagi sampai taruhan..? kan itu termasuk judi.. :D
Semoga...
#ombad #moral #thestory
17 March 2018
PENYEBAR HOAX, KELEDAI & SETAN
Seekor Keledai diikat pada sebatang pohon. Setan datang melepas tali kekangnya.
Keledai tersebut memasuki kebun dan memakan sayuran-sayuran yg ada.
Istri Pemilik Kebun ketika melihat tanamannya dirusak oleh si Keledai, tanpa berpikir panjang mengambil senapan dan membidikkannya ke kepala Keledai.
Pemilik Keledai ketika melihat apa yg terjadi pada hewan peliharaannya, menjadi marah dan bertengkar dengan istri pemilik kebun sampai pada akhirnya dia membunuh Istri Pemilik Kebun.
Pemilik Kebun yg baru datang, ketika melihat istrinya berlumur darah dengan cepat mencari pembunuhnya dan dalam waktu singkat menemukan pemilik Kambing, kemudian tanpa ampun menghabisi nyawanya.
Ketika Setan ditanya apa yg kamu lakukan?
Setan hanya menjawab:
“Aku hanya melepas keledai.”
Tak ubahnya seperti Penyebar Hoax, ketika ditanya maka dengan enteng dia menjawab:
“Saya hanya mengutip dari media..!”
(Ben H. Bafagih)
**
Moral of The Story..
Jadi, penyebar hoax yg sering ngeles "sy hanya mengutip dari media atau orang lain" itu mirip apa..?
Mirip KELEDAI.. :D
Semoga...
#ombad #moral #thestory
04 March 2018
IKAN DAN KURA-KURA
Suatu ketika...
Seekor Ikan bertanya kepada Kura-kura, "Mengapa setiap kali kamu mengalami masalah selalu bersembunyi, masuk ke dalam cangkangmu...?"
Kura-kura menjawab, “Apa penting pertanyaan itu aku jawab..?”
Ikan berkata, “Semua mahluk di perairan ini mempertanyakan sifatmu yg selalu bersembunyi jika ada masalah..!"
Kura-kura menjawab, "Komentar orang lain apakah penting..? Aku tidak menghindar. Aku tidak lari dari kenyataan. Aku hanya mencari suasana yg lebih damai di dalam cangkangku."
Ikan bertanya lagi, "Tetapi apakah kamu tidak peduli selalu jadi bahan pembicaraan..?"
Kura-kura menjawab :
"Inilah alasan mengapa aku lebih panjang umur dari pada kalian. Kalian terlalu sibuk mengurusi kehidupanku sampai kalian lupa siapa diri kalian. Kalian terlalu sibuk memperhatikan diriku sampai kalian lupa siapa diri kalian..
.. Dalam hidup ini kita sendiri yg menentukan pilihan, berbuatlah yg terbaik dan biarkan orang lain mau berkomentar apapun. Orang yg menyukaimu tetap akan membenarkanmu sekalipun kamu keliru, sebaliknya orang yg membencimu selalu akan menyalahkanmu sekalipun kamu benar..
.. Berapa banyak waktumu terbuang hanya untuk mengurusi kehidupan orang lain sehingga kamu lupa pada dirimu sendiri kapan harus makan dan istirahat..
.. Sayangi dirimu dengan lebih peduli pada urusanmu sendiri sebab engkau akan menjadi orang yg selalu kekurangan saat kamu selalu ingin tau urusan orang lain."
**
Moral of The Story..
Kura-kura mengetahui kehidupan lain selain di air, tidak seperti Ikan yg hanya tahu kehidupan air saja. Supaya "teu kurung batokeun".
Semoga...
#ombad #moral #thestory
31 December 2017
EVALUASI
Seorang bocah laki-laki masuk ke sebuah toko. Ia mengambil peti minuman dan mendorongnya ke dekat pesawat telepon koin. Lalu, ia naik ke atasnya sehingga ia bisa menekan tombol angka di telepon dengan leluasa. Ditekannya tujuh digit angka. Si pemilik toko mengamati-amati tingkah bocah ini dan menguping percakapan teleponnya.
Bocah: "Ibu, bisakah saya mendapat pekerjaan memotong rumput di halaman Ibu..?"
Ibu (di ujung telepon): "Saya sudah punya orang untuk mengerjakannya."
Bocah: "Ibu bisa bayar saya setengah upah dari orang itu."
Ibu: "Saya sudah sangat puas dengan hasil kerja orang itu."
Bocah (dengan sedikit memaksa): "Saya juga akan menyapu pinggiran trotoar Ibu dan saya jamin di hari Minggu halaman rumah Ibu akan jadi yg tercantik di antara rumah-rumah yg berada di kompleks perumahan ibu."
Ibu: "Tidak, terima kasih.."
Dengan senyuman di wajahnya, bocah itu menaruh kembali gagang telepon. Si pemilik toko, yg dari tadi mendengarkannya, menghampiri bocah itu.
Pemilik Toko: "Nak, aku suka sikapmu, semangat positifmu, dan aku ingin menawarkanmu pekerjaan.."
Bocah: "Maaf, tidak bisa. Makasih."
Pemilik Toko: "Tapi tadi kedengarannya kamu sangat menginginkan pekerjaan."
Bocah: "Oh, itu, Pak. Saya cuma mau mengecek apa kerjaan saya sudah bagus. Sayalah yg bekerja untuk Ibu tadi..!"
**
Moral of the Story..
Masa si Ibu bisa ketipu oleh suara seorang anak kecil.. dan juga, kecil-kecil udah bohongin ibu-ibu di telp..!
Cerita yg kurang mendidik..!!
Btw, sebaiknya mengevaluasi yg pernah dikerjakan di tahun 2017, untuk memastikan kualitas yg lebih baik di tahun 2018..
Semoga...
#ombad #moral #thestory
16 October 2017
IBU LEBIH PENTING
Cerita yg menyentuh, sebagai bahan renungan buat kita semua.
Di bandara Soekarno Hatta, ada seorang pria yg kehilangan ISTRI-nya karena terpisah keramaian. Dia bertemu dengan seorang anak kecil yg sedang menangis karena terpisah juga dari IBU-nya. Akhirnya mereka sepakat untuk bersama-sama mencarinya.
Si Pria itu bertanya :
“Ayahmu gak ikut..?”
Si Anak itu menjawab dengan nada sedih :
“Ayah sudah gak ada oom..”
Si Pria kembali bertanya sembari kasihan :
”Ibumu ciri-cirinya seperti apa, Nak..?”
Si Anak menjawab :
”Ibu saya tinggi, badannya langsing, kulitnya putih, Pakai rok mini, Wajahnya cantik mirip Raisa, posturnya mirip Aura Kasih, dan pakai sepatu hak tinggi kayak Syahrini.”
Si Anak balik bertanya :
”Kalau istri oom ciri-cirinya seperti apa..?”
Si Pria menjawab :
”Sudahlah, ibumu lebih penting dari istri oom, ayo kita cari ibumu dulu saja.."
Moral of The Story...
IBU LEBIH PENTING DARI ISTRI..!!
Semoga...
#ombad #moral #thestory
30 September 2017
WANITA PEMBUNUH
Tentara musuh memasuki sebuah desa. Mereka menodai kehormatan seluruh wanita di desa itu, kecuali seorang wanita yg selamat dari penodaan. Ia melawan, membunuh dan kemudian memenggal kepala tentara yg akan menodainya.
Ketika seluruh tentara sudah pergi meninggalkan desa itu, para wanita malang semuanya keluar dgn busana compang-camping, meraung, menangis dan meratap, kecuali satu orang wanita tadi.
Ia keluar dari rumahnya dengan busana rapat dan bersimbah darah sambil menenteng kepala tentara itu dengan tangan kirinya.
Para wanita bertanya:
"Bagaimana engkau bisa selamat dari bencana ini..?"
Ia menjawab:
"Bagiku hanya ada satu jalan keluar. Berjuang membela diri atau mati dalam menjaga kehormatan."
Para wanita mengaguminya, tetapi kemudian rasa was-was merambat dalam benak mereka. "Bagaimana nanti jika para suami menyalahkan mereka gara-gara wanita pemberani ini. Mengapa kalian tidak membela diri seperti wanita itu..?"
Kekaguman pun berubah perlahan menjadi ketakutan. Dan dikala lalai, seperti dikomandoi, para wanita menyerang wanita pemberani itu, mereka membunuhnya.
Moral of The Story...
Jangan nikahi wanita pembunuh.. Bahaya..!!
Semoga....
#ombad #moral #thestory