Showing posts with label Jamaliyah. Show all posts
Showing posts with label Jamaliyah. Show all posts

10 March 2018

SETETES

Suatu hari, ada seorang lelaki yg mengaku dapat melihat Allah SWT dengan mata kepalanya. Maka bertanyalah Syeikh Abdul Qadir al-Jailani kepadanya, "Benarkah demikian..?"

“Ya benar.." jawab lelaki itu.

Maka Syeikh Abdul Qadir pun menghardiknya, dan menasehatinya agar jangan berkata demikian. Akhirnya orang itu berjanji untuk tidak mengulangi lagi perkataannya itu.

Dalam majelis pengajian, Syeikh Abdul Qadir Jailani menceritakan perihal yg diucapkan lelaki tersebut. Beliau mengatakan,

Perkataan lelaki itu benar, akan tetapi diragukan atas pandangannya. Yang sebenarnya adalah bahwa ia melihat Keindahan-Nya (sifat Jamaliah) dengan Mata Hatinya. Dari Mata Hati menuju ke mata kepala. 'Sedikit Keindahan' yg tadi ia lihat lewat Mata Hatinya, sedang mata hati berhubungan dengan 'Nur Syuhud', maka ia mengira mata kepalanya yg melihatnya, padahal penglihatan itu dengan Mata Hati. Tegasnya, ia melihat mata kepalanya dengan Mata Hatinya."

Kalo bahasa sekarang mah, lebaay... :D
Baru jg "setitik cahaya" dianggap "Penciptanya"..
Baru jg "huruf" nya dianggap "Dia"..
Baru jg "Sifat" dianggap "Dzat"..


Semoga....
#ombad #tasawuf

21 September 2017

KESEIMBANGAN JAMALIYAH & JALALIYAH

Diriwayatkan oleh Ibn Abbas ra. bahwa suatu hari Rasulullah SAW menemui 'Ali dan Fathimah, dimana keduanya sedang tertawa. Namun ketika mereka berdua melihat kemunculan Rasulullah, mereka pun serentak terdiam.

Melihat hal ini Rasulullah pun bertanya,

"Apa yg kalian tertawakan sehingga ketika kalian melihatku tiba-tiba kalian diam..?"

Maka Fathimah cepat-cepat berkata,

Demi ayahku, engkau ya Rasulullah, dia ('Ali) telah berkata begini, 'Aku lebih mencintai Rasulullah daripada kamu', maka aku (Fathimah) pun berkata kepadanya, 'Tetapi aku lebih dicintai Rasulullah ketimbang kamu'..!"

Mendengar hal ini Rasulullah SAW tersenyum lantas berkata,

"Wahai Putriku, engkaulah buah hatiku yg paling aku cintai, sedangkan 'Ali lebih mulia bagiku daripadamu."

Terkait Hadist di atas Syeikh Muhyidin Ibn 'Arabi berpendapat, ketika Rasulullah SAW melihat putri tercintanya Sayyidah Fathimah rah., Rasul melihat manifestasi JAMALIYAH yg begitu dominan, sementara pada Sayyidina 'Ali bin Abi Thalib kw., Rasul melihat manifestasi JALALIYAH yg lebih mendominasinya.

Jamaliyah adalah sifat-sifat atau segala sesuatu yg merepresentasikan aspek-aspek Keindahan dan Kelembutan Allah SWT, seperti ar-Rahman (Maha Penyayang), ar-Rahim (Maha Penyayang), al-Ghafur (Maha Pengampun), al-Lathîf (Maha Lembut), dsb.

Jalaliyah adalah sifat-sifat atau segala sesuatu yg merepresentasikan aspek-aspek Kekuatan, Keagungan, keagungan dan Kebesaran Allah SWT, seperti al-Akbar (Maha Besar), al-'Adhim (Maha Agung), al-Qawiy (Maha Kuat), al-Qadîr (Maha Kuasa), dsb.

Dan seperti itulah seharusnya pola dalam sebuah keluarga, dimana yg satu menjadi Penyeimbang yg lainnya, dan menyiratkan suatu hubungan yg saling melengkapi baik dari sisi horizontal maupun vertikal.

Semoga...

#ombad #tasawuf