Showing posts with label Bughat. Show all posts
Showing posts with label Bughat. Show all posts

22 May 2019

PERUSAK AGAMA & NEGARA

Manusia yang katanya "beriman" itu kok bikin rusuh di bulan Ramadhan, bikin petugas keamanan harus berjaga 24 jam, serta mengganggu ketertiban dan kedamaian para warga sekitar.

Kok senang sekali merusak, apa gak punya kegiatan yang lebih bermanfaat bagi lingkungan sekitar..?
Kok suka sekali bikin keributan dan kekacauan, apa udah direncanakan..?
Udah gitu saat dihalau pada lari dan sembunyi di masjid, apa lagi bikin skenario isu "masjid diserang aparat" ?!
Itu bukan Jihad tapi Jahat..!

Jangan MERASA LEBIH BERIMAN lalu menganggap diri sedang JIHAD jika belum bisa seperti ini :

Rasulullah SAW telah bersabda,

و المؤمن من أمنة الناس على دمائهم و أموالهم

Seorang MUKMIN (yang sempurna) yaitu seseorang yang manusia MERASA AMAN Darah mereka dan Harta mereka dari gangguannya.” (HR. Tirmidzi & An-Nasa’i)

Dan jangan merasa akan dapat surga jika masih pakai Kemungkaran meski alasan Amar Ma'ruf.. itu namanya Nyamar Ma'ruf Nyambi Munkar..!

Maukah kalian aku beritahu siapa penghuni surga itu..? Dialah setiap orang yang lemah, lembut, dan rendah hati; seandainya ia bersumpah memohon kemurahan Allah, pasti akan dipenuhi-Nya.
Maukah kalian aku beritahu siapa penghuni neraka itu..? Dialah setiap orang yang keras lagi kasar, suka meneriakkan kata-kata kotor, angkuh gaya berjalannya, lagi sombong.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Mudah-mudahan para Bughot Perusak ini bisa dibereskan aparat termasuk para provokatornya. Dimusnahkan aja sekalian, gak rugi kok, malah menguntungkan. Kelakuan seperti mereka itu sangat merugikan, hitung aja berapa banyak energi, waktu dan uang tersita dari bangsa ini hanya karena seseorang ataupun kelompok yang tidak bisa menerima dan tidak mau mengaku kalah. Dan kemashlahatan bersama itu sebuah prioritas.

Dan para aparat hukum yang sedang berjihad melawan para perusak agama dan negara ini tetap dalam kesabaran, keselamatan dan lindungan Allah SWT.


Semoga..
#ombad #bughat #perusak

20 May 2019

ISU CURANG PARA BUGHAT

Saat ada kekeliruan disebut Kecurangan, maka saat ada kedosaan akan disebut Kemunafikan, dan selanjutnya saat apapun yang berbeda dengan dirinya akan disebut Kekufuran.

Seperti itulah Pembelokan Makna yg banyak dipakai para radikalis di Timteng untuk merebut kekuasaan. Mereka mengatas-namakan Agama dan dipakai sebagai kamuflase (taqiyah) untuk menyembunyikan agenda Bughot (makar) yg sedang mereka rencanakan untuk merebut kekuasaan dari Pemerintahan yg sah, meski Pemerintahnya tersebut sudah dipilih secara demokratis.

Pembelokan Makna seperti ini bertujuan agar bisa terus memainkan isu. Dan isu yg dimainkan harus sensitif dengan "keresahan masyarakat" seperti kesulitan ekonomi, korupsi elit, ketidak-adilan kepada rakyat bawah, aparat anarkis, dsb. Isu tersebut akan terus diviralkan sampai akhirnya massa bisa didorong untuk turun ke jalan secara besar-besaran, people power, demo besar-besaran, lalu terjadilah chaos, penjarahan, pembunuhan, dsb.

Akhirnya, negara porak poranda, semua hancur, rakyat sengsara, saling berperang, banyak yg terbunuh dan jadi pengungsi di negara lain.

Jadi, untuk NKRI tercinta, sebelum "meledak" seperti di Timteng, musnahkan saja kepala-kepala ularnya demi masa depan negara kita tercinta ini.

**

Rasulullah SAW bersabda:

لو يُعْطَى الناسُ بدعواهُم لادّعَى قومٌ دماءَ قومٍ وأموالهُم ، ولكنّ البيّنَة على المُدّعِي ، واليمينُ على من أنكرَ حديث حسن (رواه البيهقي)

Jika semua orang diberi hak (hanya) dengan dakwaan (klaim) mereka (semata), niscaya (akan) banyak orang yang mendakwakan (mengklaim) harta orang lain dan darah-darah mereka. Namun, bukti wajib didatangkan oleh pendakwa (pengklaim), dan sumpah harus diucapkan oleh orang yang mengingkari (tidak mengaku).” (HR. Al-Baihaqi, dari Ibn Abbas ra.)
.

مَنْ خَرَجَ مِنْ الطَّاعَةِ وَفَارَقَ الْجَمَاعَةَ فَمَاتَ مَاتَ مِيتَةً جَاهِلِيَّةً

Barangsiapa yang keluar dari ketaatan --kepada Imam atau Kepada Negara-- dan memisahkan diri dari jamaah kemudian mati, maka matinya adalah Mati Jahiliyah.” (HR. Muslim, dari Abu Hurairah ra.)

Semoga..
#ombad #bughat

17 May 2019

SAKIT HATI YES, SAKIT JIWA NO

Melawan Pemerintah yg sah itu termasuk BUGHOT dan itu BUKAN JIHAD. Bughot itu sangat dilarang dalam Islam, haramnya juga Haram Mugholladhoh.. 😛

Alasan Jihad pun harus jelas, dimana fatwanya itu tidak sembarangan, harus dari seorang Mujtahid, karena Jihad itu harus fi sabilillah (lurus dalam "jalan" Allah) dan tidak tercampur hawa nafsu yg paling samar sekalipun. Dan yg mewakili Allah itu adalah para Rasul-Nya yg sudah jelas ma'sum dan dijamin surga, serta juga para Ulama yg sudah jelas Ulama Warosatul Anbiya, bukan yg ulama-ulamaan.

Lha ini.. ngapain juga mengatas-namakan Jihad untuk bela orang yg gak jelas (gak dijamin) masuk surga..? Mendukung kok sampai sedemikian fanatiknya, bukankah 'Ashobiyah (ta'ashub) itu dilarang dalam agama..?

Ini tentang 'Ashobiyah :
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10202400194871103&id=1380159371

Belajar agama di mana sih.. udah tua kok masih mau dibutakan urusan politik..? Sikap fanatik seperti itu bisa merugikan diri sendiri lho.. banyak contohnya yg sudah kena kasus hukum, ujaran kebencian, kena UU ITE.. itu kan namanya mendzalimi diri sendiri.

Mendingan belajar ke Luna Maya aja deh. Luna, meskipun selama 5 tahun yakin akan jadi istri Reino, tapi ketika KUA mengumumkan secara resmi bahwa Reino berpasangan dengan Syahrini, Luna tidak pernah menuduh KUA curang. Luna juga tidak pernah berniat mendemo KUA, bahkan tidak mau menggalang teman-temannya melakukan People Power untuk menjatuhkan pasangan Reino - Syahrini. Kalah itu memang menyakitkan, tapi Luna legowo, dan mungkin itu yang terbaik bagi Luna Maya.

Bolehlah kalau mau mendukung sepenuh hati, setidaknya jika jagoannya kalah paling banter juga Sakit Hati, tetapi janganlah sampai mendukung sepenuh jiwa, soalnya nanti kalau jagoannya kalah bisa jadi Sakit Jiwa..!

Tapi yg lebih baik itu,

"Cintailah sekedarnya dan Bencilah sekedarnya. Sungguh ada orang-orang yang berlebihan mencintai orang lain, sehingga mereka menjadi hancur. Dan ada orang yang berlebihan membenci orang lain, dan merekapun akan hancur. Engkau jangan berlebihan dalam cinta juga dalam kebencian." (Ibn Atha'illah ra.)

Rasulullah SAW bersabda,

"Cintailah yang kamu cintai sewajarnya saja karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang kamu benci. Bencilah sewajarnya karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi yang kamu cintai." (HR. Tirmidzi)

😛

Semoga..
#ombad #lunamaya

09 May 2019

BUGHAT (MAKAR, PEMBERONTAK)

BUGHAT adalah sekelompok umat Islam yang keluar dari ketaatan kepada pemimpin yang sah yang diangkat oleh kelompok mayoritas umat Islam. Mereka menolak menunaikan kewajibannya. Mereka memerangi umat Islam berdasar suatu pemahaman hukum yang bertentangan dengan yang disepakati umat Islam. Mereka mengklaim kebenaran dan kekuasaan adalah milik mereka." (Syeikh Mustafa Dib Al-Bugha, Al-Tadzhib Fi Adillah Matn Ghayah Wa Taqrib)

"Dan jika dua golongan dari orang-orang mukmin berperang, maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari kedua golongan itu memberontak, maka perangilah golongan yang memberontak itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah." (QS. Al-Hujurat: 9)
 
Rasulullah SAW bersabda,

مَنْ خَرَجَ مِنْ الطَّاعَةِ وَفَارَقَ الْجَمَاعَةَ فَمَاتَ مَاتَ مِيتَةً جَاهِلِيَّةً

Barangsiapa yang keluar dari ketaatan --kepada Imam atau Kepada Negara-- dan memisahkan diri dari jamaah kemudian mati, maka matinya adalah mati jahiliyah.” (HR. Muslim, dari Abu Hurairah ra.)

Banyak cara agar para penduduk ikut Makar, salah satunya adalah slogan-slogan Fitnah atau Hoax. Ajakan ini terlihat indah di awalnya, banyak menipu orang-orang bodoh karena memakai slogan-slogan yg indah bahkan bisa atas nama Amar Ma'ruf Nahi Munkar.

Dalam Shahih Bukhari bahwa Sufyan bin Uyainah berkata dari Kholaf bin Hausyab; Dahulu mereka suka membawakan sya'ir ini di saat terjadi fitnah:

الحرب أول ما تكون فتية
تسعى بزينتها لكل جهول
حتى إذا استعلت وشب ضرامها
ولت عجوزا غير ذات حليل
شمطاء ينكر لونها وتغيرت
مكروهة للشم والتقبيل

"Perang (revolusi) itu di awalnya bagaikan gadis, yang memperlihatkan kecantikannya bagi orang yang bodoh, sehingga ketika fitnah telah menyala dan menjadi besar, ia berubah menjadi janda yang tua, rambutnya memutih dan warna kulitnya berubah, baunya tak enak dan tidak enak dicium."

Fitnah juga bisa menghilangkan akal seseorang yang cerdas. Slogan-slogan fitnah akan memukau emosi, perasaan dan psikologinya, sehingga Crocbrainnya menjadi lebih berperan.

"Aku mengkhawatirkan fitnah atas kalian bagaikan asap. Hati seseorang mati padanya sebagaimana mati badannya." (Abdullah bin Mas'ud ra., Kitab Fitan)

Dan daya rusak akibat fitnah/hoax ini sangat besar, penyebarannya amat cepat menjadi besar, sehingga sulit dipadamkan.

"Fitnah apabila telah menyala membuat lemah orang-orang yang berakal untuk mencegah orang-orang yang lemah akalnya."  (Ibn Taimiyah ra., Minhajus Sunnah)

Dan sejarah telah membuktikannya.

Semoga..
#ombad #bughat #makar